:.Selamat Datang di Website Resmi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan, Jl. Mulawarman Graha II Lt. 1-2 Tarakan 77111 Telp. 0551-32370 Fax. 0551-32081 SMS Gateway : 08115449778 E-mail : perizinan@kppttarakan.id:.
Website Resmi DPMPTSP Selamat Datang di Website Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan Memberi Pelayanan Yang Cepat, Efisien, Ramah, Mudah, Aktif, Terjangkau Good governance Pelayanan Publik Yang Prima  'BAIS' ( Bersih, Aman, Indah, Sehat dan Sejahtera ) kppttarakan.id

Pariwisata Tak Bisa Mendesak Investor

Hingga kini, Dinas Pariwisata Tarakan, hanya menunggu kebaikan hati dari investor asal Hongkong merealisasikan perbaikan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) di Jalan Gajah Mada, yang ditargetkan Desember mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Tarakan Alek Sandra Hasan Maukar, mengungkapkan bahwa dirinya tak bisa mendesak kapan harus direalisasikan perbaikan KKMB, berikut pembuatan dermaga di Kelurahan Pantai Amal. Menurut Alek, ini merupakan bantuan dari investor asal Hongkong.

“Enggak bisa juga kita menuntut ke mereka, kapan dimulainya perbaikan ini, jadi seperti meminta kita jadinya. Kan enggak enak jadinya. Jadi,  kita menunggu aja,” kata Alek.

Menurut Alek, rancangan renovasi KKMB telah dirampungkan Pemkot Tarakan dan diketahui pihak investor. Sehingga, pihak pekerja  hanya melihat desain dan mengirimkan pekerja, untuk melakukan perbaikan.

“Memang saat ini belum ada pekerjaan yang dilakukan. Namun, ini kan masih ada waktu, dekat-dekat Desember inilah,” lanjutnya.

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, kondisi KKMB saat ini, belum berstandar internasional. Mulai dari toilet hingga aspek pendukung lainnya. Investor asal Hongkong menjadi harapan baru di tengah kondisi keuangan yang defisit.

“Kemarin itu Rp 5 miliar. Bukan uang yang dikasih ke kita. Tapi, itu nilai dari segala perbaikan serta pembangunan dermaga untuk tempat mereka singgah nantinya,” ujarnya.

Dengan adanya investor yang masuk ke Tarakan, Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim, Promosi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Untung Prayitno menjelaskan penerbitan izin penanaman modal dalam negeri melalui Sistem Pelayanan Informasi Perizinan Surat Elektronik (SPIPSE) 2017. Dari Januari hingga Agustus nilainya investasi izin prinsip sebesar Rp 159 miliar.

“Surat izin prinsip sudah diterbitkan sebanyak 24 surat. Dan untuk Izin usaha sebanyak 16 surat izin dengan nilai Investasi sebesar Rp 30 miliar,” kata Untung.

Lanjutnya, jika melihat data invetasi pada tahun 2015 dibandingkan tahun 2016, cenderung mengalami peningkatatan. Tahun 2015, Dinas Penanaman Modal telah mengeluarkan surat izin prinsip sebanyak 38, serta izin usaha sebanyak 16 sehingga keseluruhan sebanyak 54 surat dengan nilai investasi keseluruhan sebesar Rp 106 miliar. Namun, pada tahun 2016, nilai investasi naik drastis dengan nilai mencapai Rp 1 triliun. Dengan mengeluarkan surat izin prinsip sebanyak 195 surat, sedangkan izin usaha sebanyak 156 surat. (lihat grafis).

“Untuk tahun 2017 ini, belum bisa kami bandingkan karena belum secara menyeluruh. Namun kami optimis ini akan meningkat,” kata Untung.

Adapun peningkatan nilai investasi ini menurutnya didorong iklim usaha di kota Tarakan. Tarakan sesuai visi misi, sebagai kota perdagangan dan jasa, sehingga banyak investor yang masuk untuk membuka usaha dan jasa.

“Termasuk investor asal Hongkong ini, memang selama ini kita juga mencatat ada investor yang benar-benar serius, ada pula hanya sekadar ingin berinvestasi. Itu kan sah-sah saja. Kalau ingin mengurus Izin, kami akan bantu,” pungkasnya. 

Sumber: kaltara.prokal.co

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar