:.Selamat Datang di Website Resmi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan, Jl. Mulawarman Graha II Lt. 1-2 Tarakan 77111 Telp. 0551-32370 Fax. 0551-32081 SMS Gateway : 08115449778 E-mail : perizinan@kppttarakan.id:.
Website Resmi DPMPTSP Selamat Datang di Website Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan Memberi Pelayanan Yang Cepat, Efisien, Ramah, Mudah, Aktif, Terjangkau Good governance Pelayanan Publik Yang Prima  'BAIS' ( Bersih, Aman, Indah, Sehat dan Sejahtera ) kppttarakan.id

Jokowi Minta Embung Rawa Sari di Tarakan Selesai 2018

Presiden Joko Widodo berharap pembangunan Embung Rawa Sari, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang sudah dimulai sejak 2016 lalu, bisa selesai pada 2018.

Dengan demikian, kecukupan suplai air untuk Kota Tarakan betul-betul bisa diandalkan tanpa ada kekurangan.

"Karena memang di sini kan tidak ada sungai besar, sehingga air-air dari sungai kecil pun harus kita tampung," kata Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan Embung Rawa Sari, Kota Tarakan, Jumat (6/10/2017) pagi, seperti dikutip dari Setkab.go.id.

Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Embung Rawa Sari ini diharapkan mampu mencukupi kebutuhan air baku dari masyarakat Tarakan yang mencapai 900 liter/detik.

Saat ini sudah tersedia 400 liter/detik dan masih kurang 500 liter/detik.

"Di Tarakan ini penduduknya 250.000 orang, itu kebutuhannya minimum 900 liter/detik yang tersedia sekarang sekitar 400, sehingga masih kurang 500," ujar Basuki.

Selain membangun Embung Rawa Sari yang menghabiskan anggaran Rp 64 miliar, menurut Basuki, pemerintah juga membangun Embung Bengawan dan Embung Indulung untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara itu.

Ia menjelaskan, dengan potensi pertambahan penduduk, ke depan pembangunan tambahan embung pun masih mungkin dilakukan pada 2018.

Sementara itu menyinggung kelanjutan pembangunan jembatan penghubung kota Bulungan dengan kota Tarakan (Jembatan Bulan), Presiden Jokowi mengatakan bahwa rencana pembangunan itu sudah dibicarakan dalam rapat terbatas yang dihadiri oleh Gubernur Kaltara Irianto Lambire.

"Jadi semuanya masih dihitung, dikalkulasi di Kementerian PUPR. Tunggu lah sabar," ujar Presiden.

Sementara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono membenarkan bahwa pembahasan pembangunan jembatan sepanjang 5,6 km dengan total jalan sepanjang 60 km masih dilakukan.

Jika jadi direalisasikan, maka pembangunan jembatan sepanjang 5,66 kilometer ini, diperkirakan akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia mengalahkan jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) yang memiliki panjang 5,5 kilometer.

Sumber : kompas.com

Berita Terkait

4 Komentar

offres d'emplois IT | 14 Desember 2017 - 11:08:23 WIB
Fantastic web site. A lot of useful info here.
I am sending it to several friends ans additionally sharing in delicious.
And naturally, thank you for your sweat!
Damian | 15 Desember 2017 - 16:14:46 WIB
Its like youu read my mind! You appear to know
so much about this, like you wrote the book in it or something.
I think that you can do with some pics to drive the message home a little bit, but instead of
that, this is wonderful blog. A great read. I will definitely be back.
leocity88 download | 15 Desember 2017 - 22:41:52 WIB
Hello, i believe that i saw you visited my weblog
thus i got hre too go back the want?.I am attempting to find issues tto improve my web site!I
assume itts ok to make use oof some of your concepts!!
scr888 Monkey | 17 Desember 2017 - 04:34:29 WIB
Hi there, i read your blog occasionally and i own a similar one and i was just
curious if you geet a lot of spam comments? If so how do you srop it, any plugin or anything yoou can suggest?
I get so uch lately it's drivving mme mad sso any
support is very much appreciated.

Isi Komentar