:.Selamat Datang di Website Resmi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan, Jl. Mulawarman Graha II Lt. 1-2 Tarakan 77111 Telp. 0551-32370 Fax. 0551-32081 SMS Gateway : 08115449778 E-mail : perizinan@kppttarakan.id:.
Website Resmi DPMPTSP Selamat Datang di Website Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan Memberi Pelayanan Yang Cepat, Efisien, Ramah, Mudah, Aktif, Terjangkau Good governance Pelayanan Publik Yang Prima  'BAIS' ( Bersih, Aman, Indah, Sehat dan Sejahtera ) kppttarakan.id

Dilema Birokrasi Satu Pintu

BEBERAPA waktu lalu, Presiden Joko Widodo meminta para gubernur segera membangun pelayanan perizinan satu pintu (one stop service) untuk investor. Jika tidak, dana alokasi khusus akan dihapus untuk daerah yang bersangkutan, termasuk mengurangi jumlah dana alokasi umum (DAU).

Sebagai mantan pengusaha, Jokowi memang tahu seluk-beluk perizinan di daerah. Birokrasi pelayanan yang berbelit-belit membuat investor tidak mudah berusaha di Indonesia.

Laporan Global Competitiveness Report 2012-2013 menunjukkan, inefficient government bureaucracy di Indonesia tertinggi dalam daya saing bisnis. Bobotnya, 15,4 persen lebih besar dari masalah korupsi (14,2 persen) serta infrastruktur (8,7 persen). Akibatnya, Indonesia hanya menempati posisi ke-50 dari 144 negara pada 2013, sedangkan Malaysia di posisi ke-25, Thailand ke-38, Tiongkok ke-29, Jepang ke-10, dan Singapura ke-2.

Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) bukanlah kebijakan baru di Indonesia. Kebijakan ini telah dimulai sejak zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2005 dan berkembang setelah UU No 25/2009 tentang Pelayanan Publik ditetapkan.

Dengan PTSP, pemohon perizinan tidak perlu lagi mengurus berbagai surat dan dokumen di dinas berbeda dengan lokasi kantor yang berbeda pula. Harapannya PTSP membuat perizinan lebih mudah, murah, dan cepat.

Namun, kualitas PTSP belum menggembirakan. Dalam pelaksanaannya masih terdapat istilah ”satu pintu banyak meja”, ”satu pintu banyak jendela”, atau ”satu pintu banyak kunci”.

Satu pintu banyak meja berarti masuk dalam satu kantor, tetapi banyak dinas yang harus ditemui. Satu pintu banyak jendala berarti satu kantor, tetapi berkas dan dokumen harus dibawa ke dinas terkait di luar. Satu pintu banyak kunci berarti satu kantor perizinan, tetapi tanda tangan persetujuan perlu kewenangan instansi lain. Misalnya, pemerintah kabupaten/kota harus meminta rekomendasi dari pemerintah provinsi hingga pusat.

Kendala lapangan

PTSP di daerah menghadapi beberapa permasalahan. Pertama, tidak semua kepala daerah/kepala dinas mau melimpahkan kewenangannya ke kepala PTSP. BKPM (2013) mencatat baru 41 persen pemerintah daerah yang mendelegasikan kewenangannya ke kepala PTSP. Alasannya, beberapa izin terkait dinas spesifik, seperti kesehatan dan lingkungan, yang dianggap perlu rekomendasi dinas terkait.

Kedua, keterbatasan sumber daya manusia. Idealnya PTSP memiliki staf teknis, seperti ahli penilaian amdal, kesehatan, sipil, dan transportasi. Namun, jumlah staf tersebut umumnya berada di dinas/instansi asalnya dan bukan di PTSP.

Ketiga, status kelembagaan PTSP yang beragam. Ada yang berbentuk badan, dinas, dan kantor, dengan implikasi yang berbeda-beda.

Jika berbentuk dinas dan badan biasanya mudah berkoordinasi dengan dinas/badan lain karena levelnya setara. Apabila dalam bentuk kantor menjadi sulit berkoordinasi karena level yang berbeda. Parahnya apabila PTSP masih bersifat ”unit” yang ditempelkan di kelembagaan lain.

Keempat, disharmoni regulasi PTSP dan ego sektoral. Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan Permendagri No 20/2008 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Pelayanan Terpadu di Daerah. Setelah itu terbit Perpres No 27/2009 tentang PTSP di Bidang Penanaman Modal.

Kedua peraturan tersebut membingungkan pemerintah daerah mengingat banyak yang tumpang tindih dalam kedua peraturan itu. Dampaknya, pemerintah daerah seperti memiliki ”dua jenderal”, yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk koordinasi, pembinaan, hingga pengawasan PTSP di daerah.

Situasi di atas perlu menjadi catatan agenda Jokowi-JK agar sebaiknya tidak hanya mengancam 12 persen pemerintah provinsi/kabupaten/kota yang belum mendirikan PTSP, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas PTSP. Kerjanya dimulai dengan harmonisasi regulasi yang mengatur PTSP sehingga dualisme regulasi dan pelaksanaannya tidak perlu terjadi, termasuk peraturan perundangan sektoral.

Salah satunya memutuskan dualisme peran Kemendagri dan BKPM. Langkah tersebut juga dibarengi dengan percepatan penyerahan kewenangan perizinan dari kepala daerah ke kepala PTSP sehingga 100 persen kewenangan itu di tangan PTSP. Ini akan berhasil jika dibarengi dengan penguatan dalam struktur kelembagaan di daerah, baik peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun distribusi staf yang adil untuk PTSP.

Langkah kerja, kerja, dan kerja pada dasarnya sejalan dengan Nawacita Jokowi-JK, yakni membuat pemerintah tak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan tepercaya.

Hal itu khususnya pada reformasi birokrasi yang berkelanjutan pada perbaikan kualitas pelayanan publik. Sudah seharusnya pemerintah memilih prioritas kebijakan yang tepat agar memang masyarakat merasakan benar kualitas pelayanan publik yang saat ini sedang ditunggu gebrakannya. Semoga.

By. Antonius Tarigan (Bekerja di Bappenas dan Saat Ini Sedang Mendalami ”Pengembangan Kapasitas Keuangan Daerah”)

Sumber : Kompas.com

Berita Terkait

14 Komentar

harga jasa pembuatan website | 29 Oktober 2017 - 05:44:31 WIB
This is the right site for anyone who would like
to understand this topic. You understand a whole lot its almost tough to argue
with you (not that I actually will need to…HaHa).
You definitely put a fresh spin on a subject which has been written about for years.
Great stuff, just excellent!
Jasa Pembuatan Website Tangerang Selatan | 29 Oktober 2017 - 17:01:00 WIB
Keep this going please, great job!
Dixie | 04 November 2017 - 12:47:41 WIB
It's not my first time to pay a visit this web
page, i am browsing this site dailly and take nice information from here everyday.
Dixie | 04 November 2017 - 12:47:44 WIB
It's not my first time to pay a visit this web
page, i am browsing this site dailly and take nice information from here everyday.
Lara | 06 November 2017 - 11:17:46 WIB
Thanks foor sharing your thoughts about berita.
Regards
Nona | 07 November 2017 - 04:49:24 WIB
Good site you have got here.. It's hard to find good quality writing
like yours nowadays. I truly appreciate people like
you! Take care!!
Merle | 09 November 2017 - 23:46:06 WIB
Hi there colleagues, how is everything, and wwhat you wish for to say on the topic of this paragraph, iin my view its
truly amazing in support of me.
Michaela | 10 November 2017 - 02:13:57 WIB
Hey there! I could have sworn I've been to this blog before but
after browsing through some of the post I realized it's new to me.
Anyhow, I'm definitely delighted I found it and I'll bee bookmarking annd checking back frequently!
Katrin | 10 November 2017 - 05:40:20 WIB
Do youu have a spam problem on this site; I also am a blogger,
and I was wondering your situation; many off us have
created some nice pfocedures and we are looking to trade strategies with others, be sure to shoot
me an emsil if interested.
Trevor | 10 November 2017 - 11:11:51 WIB
Thank you for another informative website. Where else could I get that kind of info
written in such an ideal method? I have a venture that I am just now running on,
and I haave been at the look out foor such information.
jasa desain website | 12 November 2017 - 05:03:31 WIB
I just could not depart your site prior to suggesting that I
really loved the standard info a person provide on your visitors?
Is gonna be back steadily in order to check out new posts
jasa pembuatan website murah jakarta barat | 12 November 2017 - 09:38:52 WIB
Hey, I think your blog might be having browser compatibility issues.
When I look at your blog in Chrome, it looks fine but when opening in Internet
Explorer, it has some overlapping. I just wanted to give you a quick heads up!
Other then that, very good blog!
Ginaris.Weebly.com | 12 November 2017 - 23:26:51 WIB
Thanks for finally talking about >Dilema Birokrasi Satu Pintu <Liked it!
jasa pembuatan website di jakarta selatan | 16 November 2017 - 20:09:45 WIB
I was very happy to discover this site. I need to to thank you for ones time
for this particularly fantastic read!! I definitely liked every part of it and i also have
you bookmarked to look at new stuff in your web site.

Isi Komentar