:.Selamat Datang di Website Resmi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan, Jl. Jend. Sudirman No. 53 Tarakan 77121 Telp. 0551-32370 Fax. 0551-32081 SMS Gateway : 08115449778 E-mail : perizinan@kppttarakan.id:.
Website Resmi DPMPTSP Selamat Datang di Website Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tarakan Memberi Pelayanan Yang Cepat, Efisien, Ramah, Mudah, Aktif, Terjangkau Good governance Pelayanan Publik Yang Prima  'BAIS' ( Bersih, Aman, Indah, Sehat dan Sejahtera ) kppttarakan.id

One Stop Service Sekedar Slogan

Meskipun ada sekitar 34 item perizinan yang ditangani oleh Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Tarakan, hanya beberapa item perizinan yang realisasinya terlaksana secara maksimal. Selebihnya, terhambat dengan berbagai hal. Salah satunya sistem pembayaran yang masih melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain. Hal ini tentunya sangat menyulitkan masyarakat dalam melakukan pengurusan dokumen perizinan.

 

Dengan kata lain, KPPT belum mampu merealisasikan mottonya ‘One Stop Service’ dengan visi pelayanan satu pintu. “Selama ini kita hanya mengeluarkan izin, teknisnya ada di SKPD lain. Bahkan pembayarannya pun tidak pada kami,” terang Hamsyah, Kepala KPPT Kota Tarakan, baru-baru ini.

 

Masalahnya, dari assessment oleh tim dari pemerintah pusat yang merupakan gabungan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta bagian perdagangan, disebutkan bahwa setelah iklim perekonomian Indonesia merosot, setiap kantor perizinan disarankan untuk mempermudah perizinan investasi dalam negeri. Tapi yang mereka temukan di KPPT Tarakan, meski dokumen perizinan dikeluarkan oleh KPPT, namun pembayarannya tetap dilakukan di SKPD lain, yaitu di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DP2KA) Kota Tarakan. “Jika memang ingin menjadikan Tarakan menjadi kota pusat perdagangan dan jasa harusnya diubah. Kinerja di KPPT belum sesuai mottonya, yakni One Stop Service, dan itulah kelemahan kita,” terangnya.

 

“Dari 34 perizinan yang diwenangkan teknis penerbitannya di KPPT, praktis hanya 1 perizinan yang dari awal proses pengurusan hingga pembayarannya dilakukan di KPPT yakni IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Yang lainnya bayar di DP2KA, itu kendalanya. Bahkan kami sering mendapat komplain dari masyarakat karena mereka tidak mengetahui apakah dokumen perizinan yang kami keluarkan tersebut sudah lunas atau belum. Hal ini juga faktor penghambat pemaksimalan perolehan PAD (Pendapatan Asli Daerah) sektor perizinan,” imbuh Hamsyah. Tak maksimalnya PAD sektor perizinan tadi, dikarenakan KPPT tak dapat melakukan kontrol pemaksimalan PAD sektor perizinan.

 

Untuk itu, Hamsyah mewacanakan perubahan paradigma pengurusan perizinan dan pemungutan retribusinya. Intinya, semua perizinan yang dikeluarkan KPPT, jika memang ada retribusinya, harus dibayar ke KPPT. “Jika dibayar di KPPT, kami dapat tahu berapa perizinan yang kami keluarkan dan berapa retribusi yang masuk. Selama ini kita tidak tahu berapa retribusi yang diterima dari perizinan yang kami,” ungkapnya seraya meyakinkan bahwa tatkala Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI

melakukan pengawasan, maka ketiadaan laporan retribusi serta banyaknya izin yang diterbitkan akan menjadi temuan. “Bahkan, bila memungkinkan, tim teknis yang terlibat pada penerbitan setiap perizinan dapat dilimpahkan ke KPPT untuk mempermudah pelayanan perizinan yang diberikan,” tambahnya mengakhiri.

Sumber : radartarakan.co.id

Berita Terkait

6 Komentar

fifa55 | 22 November 2018 - 11:21:11 WIB
Unquestionably believe that which you said. Your favorite reason appeared to be on the web the simplest thing
to be aware of. I say to you, I certainly get irked while people think
about worries that they plainly do not know about.
You managed to hit the nail upon the top
and also defined out the whole thing without having side-effects , people can take a signal.
Will probably be back to get more. Thanks
streetfood medan | 26 Desember 2018 - 03:11:16 WIB
Hikes to Mount Fitz Roy as well as other nearby peaks will be the
most favored activity. The western border is marked through
the Andes, producing some high altitude, singular places in which the
action of the earth is clearly etched. Next day, we make introduction section with climbing members
& Expedition crews
https://www.akunpoker88.com | 29 Desember 2018 - 18:58:06 WIB
More expensive purchases include cattle, chickens, jewelry,
and recently cell phones and MP3 players. With a vast selection of terrain,
nature in 99 national parks, 43 tiger reserves and most 400
wildlife sanctuaries, wildlife photographers
and adventure junkies get zest for wildlife holidays in India.
We produce an integrated activity and services to all or any
International Travelers who visit foreign countries and also
domestic for any personal tour or Business visit
Universitas di Surabaya | 02 Januari 2019 - 03:11:03 WIB
They can also work on complete brand management where every marketing material from business cards to posters and brochures are
coordinated and reflect the brand identity. Judith seemed was struggling to hold the heavy sword
along to deal with the gesture with an effort. And people inside the
hall burned coal for warmth so that the painting was covered a thick layer of ash
and be a little dark
game terbaru | 07 Januari 2019 - 00:43:56 WIB
Many types of competitive skiing events are recognized by
the International Olympic Committee as well as the International Ski Federation. Unless you are skilled at benefiting from a process
that's sub-standard, you're sure to cover a great deal to get anything out from the package.

The low season for hiking the Inca Trail coincides almost exactly
with the rainy season, which begins in October and ends around March
Lirik Lagu Indonesia Terbaru | 09 Januari 2019 - 00:56:23 WIB
What is the distinction among inkjet waterslide documents and laser decal documents.
But that which was not the same as the characters under Raphael's brush was that Judith was too
self-absorbed, she had not eyes contacts using the audiences.
Just a bit of editing such as this can lead to a dark satin stitch round
the design's border once it's digitized

Isi Komentar